| by | Filed under Otomotif, Tips Trik & Modifikasi.

Anti-lock brake system dirancang untuk membanu mencegah penguncian roda-roda selama pengereman mendadak atau pengereman pada permukaan jalan yang licin. Hal ini membantu menyediakan stabilitas pengarahan dan daya kemudi dari kendaraan.

Anti-lock brake system akan mulai bekerja setelah kendaraan melaju hingga sekitar kecepatan lebih dari 10 km/jam (6 mph). Sistem akan berhenti bekerja bila kendaraan diperlambat ke kecepatan dibawah sekitar 5 km/jam.
Menekan pedal rem pada permukaan jalan licin seperti pada waktu hujan kita cenderung mengaktifkan system Anti-lock brake system. Jika anda mendengar suara klik atau suara motor di dalam ruang mesin selama beberapa detik ketika mesin dihidupkan atau tepat setelah kendaraan mulai bergerak, ini berarti bahwa Anti-lock brake system dalam mode self check dan tidak menunjukkan adanya malfungsi.

Catatan:

ketika fungsi Anti-lock brake system sedang bekerja, anda mungkin merasakan pedal rem berdenyut dan mengeluarkan suara. Dalam situasi ini biarkan anti-lock brake system bekerja untuk anda, hanya tekan pedal rem ke bawah lebih kuat. Jangan memompa rem dalam penghentian mendadak/tiba-tiba, hal ini bisa berakibat berkurangnya daya pengereman.

Dalam mengaktifkan anti-lock brake system mungkin akan terjadi kondisi berikut tetapi tidak akan menunjukkan adanya malfungsi pada sistem:

  • Jangan terlalu mengandalkan anti-lock brake system walaupun membantu mengontrol kendaraan karena terdapat keterbatasan stabilitas kendaraan dan efektifitas kerja roda kemudi meskipun anti-lock brake system bekerja.
  • Bila daya cengkram ban melebihi kemampuannya atau bila terjadi hydroplaning selama pengendara dengan kecepatan tinggi saat hujan anti-lock brake system tidak akan member control pada kendaraan.
  • Anti-lock brake system dirancang untuk mengurangi jarak penghentian jadi selalu mengendara pada kecepatan yang menengahdan jaga jarak aman terhadap kendaraan didepan