| by | Filed under Otomotif, Tips Trik & Modifikasi.

Salah satu hal sepele atau yang sering tidak diperhatikan oleh pergendara adalah melakukan aksi menyalip (bukan menyelip) atau mendahului mobil atau kendaraan lain saat dijalan raya yang tidak cukup hanya dengan membunyikan klakson atau menambah kecepatan.

Etika, Aturan, Tata Cara Pengendara Berkendara Mobil Motor dan Kendaraan Lainnya

Ada serangkaian etika dan tata cara yang perlu diperhatikan, hal ini bukan semata-mata karena alasan sopan santu tetapi juga demi keamanan dan menghindari kecelakaan fatal. Untuk itu berikut ini, secara lengkap 10 poin yang perlu diperhatikan pengemudi saat hendak mendahului kendaraan lain:

  • Perhatikan Lajur Kanan
    Pastikan lajur kanan jika ingin mendahului sudah dalam keadaan lengang dan aman, terutama pada jalan 2 arah berlawanan tanpa pembatas (separator).
  • Perhatikan Lampu Sign (Sen) Kanan Mobil Depan
    Bila lampu sign-nya mobil di depan yang hendak kita dahului berkedap-kedip, tunda dulu niat untuk mendahului. Bisa jadi, itu tanda ada kendaraan dari arah berlawanan atau mobil di depan hendak membelok ke kanan ataupun bisa juga ia ingin menyalip kendaraan di depannya.
  • Posisikan Transmisi Pada Gigi Rendah
    Gunakanlah gigi rendah saat menyalip (menurunkan transmisi 1 level lebih rendah). Tujuannya agar torsi maksimum kendaraan tercapai, sehingga akselerasi kendaraan dapat lebih cepat.
  • Pilih Medan
    Jangan menyalip di medan berjalan rusak atau menanjak maupun ketika mobil akan memasuki tikungan.
  • Atur Jarak
    Berhati-hatilah jika ada kendaraan lain di belakang yang mengikuti langkah Anda untuk mendahului mobil. Atur jarak dan jangan menurunkan kecepatan dengan tiba-tiba karena kendaraan yang ikut mendahului butuh ruang untuk masuk lajur kiri.
  • Jangan Gunakan Lajur Kiri
    Hindari penyalipan pada lajur kiri karena terkadang terdapat pejalan kaki atau pedagang maupun kendaraan lainnya.
  • Jangan Memancing Emosi Pengendara Lain
    Jangan membunyikan klakson secara berlebihan atau menyalakan lampu jauh yang dapat memancing emosi pengendara di depan kita.
  • Waspadai Bus dan Motor
    Waspada terhadap kendaraan lain terutama kendaraan roda dua, truk ataupun bus.
  • Toleransi Dengan Pengemudi Lain
    Ini juga yang tidak boleh kita lupakan, toleransi tinggi perlu berikan bila ada kendaraan lain yang minta untuk  di beri kesempatan buat mendahului. Berilah kesempatan, terutama bila kendaraan tersebut adalah kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas, ambulans yang sedang mengangkut orang sakit, kendaraan untuk memberi pertolongan pada kecelakaan lalu lintas, kendaraan kepala negara atau pemerintah asing yang menjadi tamu negara, maupun iring-iringan pengantar jenazah.

Intinya, pastikan kondisi jalan sudah kondusif hingga memungkinkan Anda mendahului mobil di depan dan jangan lupa memberi kode kepada pengendara lain agar mereka tidak terkejut dengan gerakan yang ditimbulkan oleh mobil kita.