Warning: printf(): Too few arguments in /home4/nn99/public_html/wp-content/themes/bnt/functions.php on line 445

| by | Filed under Bola, UEFA.

Pengusaha asal Indonesia “Erick Thohir” dikabarkan tengah menawarkan 300 Juta Euro atau sekitar sekitar Rp 3,818 triliun untuk mencaplok 100% Saham Club Sepak Bola F.C. Internazionale Milano (Inter Milan) dimana hal tersebut tentunya sudah mengarah ke pengambilalihan secara penuh kontrol dari tangan Presiden Inter Milan Massimo Moratti.

Erick Thohir

Dikabarkan bahwa Erick Thohir telah mengajukan penawaran itu kepada pihak Nerazzurri pada Rabu (29/5/2013), setelah dimulai dari pembelian 30% saham kemudian meningkat menjadi 80% bahkan hingga 100% untuk pengambilalihan secara penuh namun dengan mempersilahkan Massimo Moratti untuk tetap menjabat sebagai presiden klub seandainya kesepakatan akuisisi tercapai.

Awalnya Moratti disebut menolak untuk melepas kepemilikan atas klub warisan keluarganya itu sepenuhnya dan kukuh hanya ingin melepas 30-40 persen saham, namun belakangan Moratti mulai melunak setelah menyadari bahwa Nerazzurri yang tengah krisis keuangan dan melempem dalam perburuan pemain sejak jendela transfer musim panas 2010, sekarang ini sangat membutuhkan dana segar untuk membentuk skuat tangguh pada musim depan.

Erick Thohir juga menjanjikan investasi 100 juta euro (sekitar Rp 1,272 triliun) untuk melakukan perburuan pemain pada bursa transfer musim panas ini.

Sebagai informasi tambahan, Erick Thohir sendiri adalah pengusaha asal Indonesia Pemilik Harian Republika, ia memiliki saham di beberapa tim olah raga seperti di klub NBA Philadelphia 76ers dan klub yang berlaga di Liga Sepak Bola Amerika Serikat (MLS) DC United. Dia juga merupakan Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA). Di Indonesia sendiri, Erick memiliki saham di Persib Bandung dan juga pemilik klub basket Satria Muda Britama dan Indonesia Warriors.

Diharapkan jika rencana Erick Thohir dalam membeli saham 30 – 80 persen atau bahkan sampai akuisisi klub sepak bola Serie A Italia itu tercapai, setidaknya dapat memberi sedikit dampak baik bagi sepak bola Indonesia terutama bagi pemain-pemain sepak bola muda.