| by | Filed under Otomotif, Tips Trik & Modifikasi.

Mungkin anda pernah mengedarai sepeda motor terasa oleng, namun bukan dalam kondisi jalan yang rusak melainkan disaat kondisi jalan dalam keadaan lurus dan mulus. Tentunya hal ini membuat motor merasa tidak nyaman untuk dipakai apalagi jika belok terasa berat seperti ada yang mengganjal.

Satria FU Drag Bike Upgrade

Alasan penyebabnya pun beragam, paling tidak salah satunya kendaraan tersebut pernah jatuh atau sering melibas jalan berlubang. Tapi untuk memvonis pada satu bagian tidak bisa secara langsung, kita harus mengeceknya satu persatu. Untuk itu, berikut beberapa penyebab motor bisa oleng:

  • Ban
    Coba cek kondisi ban motor apakah sisi-sisi permukaan ban rata atau tidak, lalu periksa tekanan angin apakah sesuai dengan ukuran dan yang terakhir tambalan ban yang kurang baik hingga menimbulkan benjolan.
  • Pelek
    Periksa pelek roda apakah ada bagian yang bengkok. Caranya dengan standar dua motor kemudian ban diputar dan lihat apakah ban ada yang goyang atau tidak.
  • As Bearing Roda / Laher Roda
    Untuk mengetahui laher (bearing) roda masih dalam keadaan baik yaitu dengan standar dua motor lalu goyangkan ban kekiri kekanan. Jika ban kocak berarti ada bantalan peluru (gotri) yang pecah.
  • Komstir
    Motor pernah jatuh membuat laher di dalamnya jadi kendor yang ditandai dengan goyang stang stir motor terasa kocak apabila dipakai pada jalan tidak rata.
  • Sasis atau Rangka & Segitiga Roda
    Lakukan pengecekkan pada rangka/chasis apakah bengkok atau tidak, solusinya yaitu dengan membawa ke bengkel pres. Selain itu lihat juga kesejajarannya antara segitiga roda antara kiri dan kanan.
  • Shockbreaker
    Penyebab lainnya yaitu akibat tidak solid/rapat-nya karet bantal shockbreaker, maka dari pada itu, penggantian dilakukan shockbreaker paling tidak setiap 12.000 km.
  • Stang Stir (Khusus Motor Sport)
    Periksalah dudukan atau baut-baut yang mengikat, kemungkinan kendor cukup besar.