| by | Filed under Otomotif, Tips Trik & Modifikasi.

Lampu HID (High Intensity Discharge) atau yang lebih dikenal dengan nama lampu Xenon merupakan lampu yang mampu menghasilkan cahaya dengan intensitas tinggi yang tingkat keterangan warna dari lampu tersebut ditentukan oleh satuan derajat Kelvin (K). Untuk menyalakan lampu HID diperlukan Ballast semacam alat untuk menyediakan dan mengendalikan voltase lampu termasuk juga untuk menstabilkan aliran listrik.

Lampu HID-02

Lampu ini dianggap sebagian orang melanggar karena tingkat pencahayaan yang tidak seperti pada lampu standart kendaraan pada umum lainnya, HID memiliki tingkat keterangan yang dapat menyilaukan pengendara lain karena pencahayaannya melebar. Memang belum ada aturan yang melarang untuk tidak menggunakan lampu HID ini. Oleh karena itu, sebagian orang mungkin masih menggunakan lampu tersebut sehingga sedikit share tentang masalah yang sering terjadi pada lampu HID ini?

Masalah umum yang sering ditemui pengguna Lampu HID yakni seringnya mati hidup atau mati total. Sebenarnya jenis lampu ini memerlukan tegangan DC dan harus stabil oleh karena itu 3 bagian inti dari sistem lampu HID ini harus dicek yaitu Bohlam HID, relay set dan ballast.

  • Bohlam HID coba cek fisik bolham HID apakah ada kebocoran dengan menggeser sakelar lampu ke mode ON, apakah terdengar bunyi percikan listrik.
  • Selanjutnya, Ballast apakah masih berfungsi dengan baik karena perangkat ini sangat rentan rusak jika kondisi arus tidak stabil. Caranya buat kabel penghubung langsung positif dan negatif ke aki. Cek lampu HID apakah nyala atau tidak.
  • Terakhir, cek relay set meskipun hal ini jarang rusak namun untuk memutuskan coba cek sekring. Jika tidak bermasalah berarti part dalam relay set yang rusak.